Site icon Viral di Media

3 Berita Terkini Padang: Cuaca Cerah, Temukan Mortir, Hentikan Tawuran dan Balap Liar

Cuaca Cerah Berawan di Kota Padang

Cuaca di Kota Padang, Sumatera Barat, pada hari ini diperkirakan akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga berawan sepanjang hari. Hal ini disampaikan oleh Forecaster BMKG Stasiun Kelas II Minangkabau, Herlan, saat dikonfirmasi terkait prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Padang.

Menurut informasi yang diberikan, tidak ada potensi hujan hingga dini hari nanti. Kecepatan angin di wilayah Kota Padang berkisar antara 4 hingga 26 kilometer per jam, dengan suhu udara mencapai 23 hingga 33 derajat celsius.

Meskipun cuaca terlihat bersahabat, Herlan tetap mengimbau masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk menjaga daya tahan tubuh. Karena cuaca diperkirakan cerah berawan, biasanya akan terasa panas. Masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan disarankan untuk menjaga ketahanan fisik, memperbanyak minum air, serta menggunakan pelindung seperti sunblock.

Dengan kondisi cuaca yang relatif stabil, masyarakat juga diharapkan tetap waspada terhadap potensi cuaca panas yang bisa menyebabkan dehidrasi, khususnya saat siang hari.

Penemuan Mortir Berkarat di Kebun Warga

Penemuan benda diduga mortir menghebohkan warga di kawasan Jalan Sekayan, Sungai Bangek, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (16/7/2025). Mortir berkarat itu ditemukan tergeletak di area perkebunan yang tak jauh dari aliran sungai.

Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Dafri (48), yang sedang membersihkan lahan kebun miliknya. Perkebunan tersebut hanya ditanami beberapa pohon kelapa dan jeruk nipis, serta didominasi oleh rumput liar dan kering. Tidak ada bangunan permanen di lokasi tersebut.

Saat diwawancarai, Dafri menceritakan kronologi penemuan benda mencurigakan tersebut. Sekira pukul 11.00 WIB, ia datang ke kebun seperti biasa untuk membersihkan area dari semak dan rumput. Dengan menggunakan sebilah sabit, ia mulai memotong rumput-rumput yang tumbuh lebat. Namun, saat tengah mengayunkan sabit, tiba-tiba alat yang digunakannya membentur sesuatu yang keras di permukaan tanah.

Ia pun terkejut saat menyadari bahwa benda yang ia pukul adalah sebuah mortir yang telah berkarat. Menurut pengakuannya, saat ditemukan, posisi mortir tersebut berada di atas permukaan tanah, bukan tertanam atau tertutup tanah.

Setelah menyadari potensi bahaya dari benda itu, Dafri segera melaporkannya kepada ketua pemuda setempat untuk kemudian diteruskan ke pihak kepolisian. Namun, sebelum pihak berwenang tiba di lokasi, Dafri sempat memindahkan mortir tersebut dari kebun ke tempat yang lebih dekat dengan warung tempat ia biasa beristirahat.

Setelah melakukan pemeriksaan, tim Gegana langsung melakukan evakuasi dan penghancuran mortir di lokasi yang tidak jauh dari tempat penemuan awal. Penghancuran dilakukan di lokasi terbuka guna memastikan keamanan warga sekitar. Setelah itu, pecahan mortir dievakuasi dan diamankan oleh pihak kepolisian ke tempat yang lebih aman untuk menghindari risiko yang mungkin timbul.

Apresiasi Terhadap Tim Satber Anti Tawuran dan Balapan Liar

Wali Kota Padang, Fadly Amran, memberikan apresiasi terhadap terbentuknya Tim Satuan Tugas Bersama (Satber) Anti Tawuran dan Anti Balapan Liar Kecamatan Lubuk Kilangan. Ia menyebut keberadaan Satber merupakan wujud nyata keterlibatan masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Padang.

Pernyataan itu disampaikan Fadly Amran usai melantik Satber Anti Tawuran dan Anti Balapan Liar Kecamatan Lubuk Kilangan serta Satber dari seluruh kelurahan se-Kecamatan Lubuk Kilangan periode 2025-2030. Pelantikan berlangsung di halaman Kantor Polsek Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (15/7/2025) malam.

Menurut Fadly, sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan dalam menghadapi beragam persoalan kompleks, khususnya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban, seperti tawuran dan aksi balap liar.

“Kita ingin Kota Padang menjadi smart city, kota sehat, kota tujuan, dan kota pariwisata. Untuk itu, upaya menciptakan rasa aman sangat penting. Satber Lubuk Kilangan ini sejalan dengan program Dubalang yang tengah kita rancang. Patut diapresiasi,” ujar Wali Kota.

Ia juga mengungkapkan bahwa angka kasus tawuran di Kota Padang menunjukkan tren penurunan. Sejak awal tahun tercatat sebanyak 52 kasus, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada bulan Maret 2025. Namun, kondisi mulai membaik berkat kerja sama antara TNI, Polri, dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Satber Kecamatan Lubuk Kilangan, Nisfan Jumadil, menyatakan bahwa pembentukan Satber merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda di wilayahnya. “Kami siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Padang dalam menjaga stabilitas lingkungan. Harapan kami, Lubuk Kilangan dapat menjadi wilayah yang nyaman dan terbebas dari aksi tawuran serta balapan liar,” ucapnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Padang, Jufri Bitel dan Alvi Beben, Camat Lubuk Kilangan Afrialdi Masbiran, Kapolsek Lubuk Kilangan Kompol Sosmedya, serta perwakilan PT Semen Padang yakni Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Ilham Akbar dan Kabiro CSR Idris.

Pada kesempatan yang sama, PT Semen Padang turut menyerahkan bantuan operasional kepada Tim Satber Kecamatan Lubuk Kilangan melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL). Bantuan tersebut berupa 40 rompi, 20 pentungan, dan 15 senter.

Exit mobile version