Bahaya Konsumsi Minuman Manis yang Perlu Diperhatikan
Di kalangan anak muda, minuman seperti kopi manis atau matcha sering menjadi pilihan untuk memulai hari. Namun, di balik rasa manisnya, tersembunyi potensi risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan. Konsumsi gula berlebih dapat memicu munculnya diabetes, bahkan pada usia muda, dan berpotensi berkembang menjadi penyakit kronis yang serius.
Meskipun merasa sehat dan masih muda, penting untuk mulai menyadari gejala-gejala awal diabetes dan melakukan pemeriksaan gula darah secara rutin. Kini, pengecekan kadar gula darah bisa dilakukan secara gratis di Sugar Clinic Mayapada Hospital, lengkap dengan skrining menyeluruh dan edukasi pola hidup sehat.
Apa Itu Prediabetes?
Menurut dr. Herry Nursetiyanto, Sp.PD-KEMD, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin, Metabolik, dan Diabetes di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, diabetes biasanya bermula dari kondisi yang disebut prediabetes. Dalam fase ini, kadar gula darah puasa sudah menunjukkan angka yang lebih tinggi dari normal, yaitu antara 100 hingga 125 mg/dL. Meski belum termasuk diabetes, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi diabetes tipe 2 jika tidak ditangani.
Ketika sudah menderita diabetes, kadar gula darah puasa sudah mencapai lebih dari 126 mg/dL. Ciri awalnya, berupa mudah lapar karena tubuh kekurangan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin tidak bekerja optimal. Akibatnya, glukosa dari makanan tidak bisa diubah menjadi energi, sehingga tubuh jadi lebih mudah lapar serta merasa lemas.
Gejala Awal Diabetes yang Perlu Diwaspadai
Penderita diabetes cenderung lebih sering buang air kecil, terutama pada malam hari. Hal ini terjadi karena kadar gula darah terlalu tinggi, membuat produksi urin meningkat. Akibatnya, tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan lewat urin dan membuat lebih sering ke kamar mandi, sehingga bisa menyebabkan kekurangan cairan.
Gejala lain yang juga umum terjadi adalah rasa haus berlebih dan mulut yang terasa kering. Hal ini terjadi karena tubuh kehilangan lebih banyak cairan, sehingga memicu rasa haus yang terus-menerus. Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga menjadi tanda yang patut diwaspadai. Ini disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam menyerap energi secara efisien, sehingga otot dan lemak mulai dibakar untuk memenuhi kebutuhan energi.
Beberapa penderita juga mengalami penglihatan yang menjadi kabur, yang berkaitan dengan tingginya kadar gula darah. Selain itu, penderita diabetes kerap merasakan kesemutan di tangan atau kaki. Kondisi ini merupakan dampak dari kadar gula darah yang tinggi yang dapat merusak saraf tepi.
Deteksi Dini Risiko Diabetes
Apabila kamu mulai merasakan gejala-gejala tersebut, segera lakukan deteksi dini risiko diabetes. Sugar Clinic Mayapada Hospital kini menyediakan layanan gratis untuk skrining pradiabetes atau diabetes dengan dukungan teknologi Artificial Intelligence (AI), pemeriksaan gula darah, konsultasi dengan dokter, manajemen penyakit secara menyeluruh, serta pendampingan untuk menjalani gaya hidup sehat.
Layanan Sugar Clinic tersedia di beberapa lokasi Mayapada Hospital, seperti Jakarta Selatan (Lebak Bulus), Kuningan, Tangerang, Surabaya, dan Bandung. Untuk informasi lebih lanjut atau melakukan pemesanan layanan skrining, kamu bisa menghubungi call center 150770 atau mengakses aplikasi MyCare.
Gaya Hidup Sehat dengan Aplikasi MyCare
Gaya hidup sehat juga bisa dipantau langsung melalui aplikasi MyCare yang dilengkapi fitur Personal Health, terintegrasi dengan Google Fit dan Health Access. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memantau detak jantung, langkah kaki, kalori yang terbakar, hingga indeks massa tubuh (BMI).
Selain itu, pengguna dapat menikmati berbagai artikel kesehatan dan promo layanan melalui fitur Health Articles & Tips. Jangan lupa untuk mengunduh MyCare dan kumpulkan reward point yang bisa ditukarkan dengan diskon layanan di seluruh jaringan Mayapada Hospital.

