Profil Nindya Eltsani Fawwaz, Paskibraka dari Jambi yang Bertugas di Upacara HUT ke-80 RI
Nindya Eltsani Fawwaz menjadi sorotan setelah terpilih sebagai salah satu anggota Paskibraka yang bertugas dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Istana Negara. Ia merupakan siswa SMA yang berasal dari Provinsi Jambi dan mewakili daerahnya dalam acara penting ini.
Nindya adalah seorang pelajar kelas XI SMA Negeri 2 Kota Sungai Penuh. Ia lahir pada 27 Juni 2009, sehingga saat ini berusia 16 tahun. Selain aktif dalam kegiatan sekolah, Nindya juga dikenal memiliki akun Instagram pribadi dengan username @elsandyfwz. Informasi tentang dirinya mulai menyebar luas setelah diketahui bahwa ia terpilih sebagai bagian dari pasukan pengibar bendera pusaka negara.
Paskibraka atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka merupakan organisasi yang terdiri dari pelajar SMA/sederajat yang dipilih secara nasional untuk tampil dalam upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus. Tugas utama mereka adalah mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih, yang merupakan simbol utama dari kebangsaan Indonesia.
Dalam perayaan HUT ke-80 RI kali ini, Nindya bersama rekan-rekannya dari berbagai provinsi di Indonesia turut serta dalam prosesi upacara. Berikut adalah daftar nama-nama Paskibraka dari 38 provinsi:
- Aceh: Muhammad Ridho dan Nathania Putri Diwansyah
- Sumatera Utara: Adinata Kurniawan Harahap dan Kristine Andeska BR Ginting
- Sumatera Barat: Habib Burhan dan Lulu Athul Fuadah
- Riau: Rafael Varindra dan Alya Zahra Khalisah
- Jambi: Frans Sokhi Lase dan Nindya Eltsani Fawwaz
- Sumatera Selatan: Ahmad Noval Al Farizi dan Putu Elysa Boniarta
- Bengkulu: Rizqullah Naufal Habibie BL. dan Khanza Nabilla Putri
- Lampung: Muhammad Ghaalib Alghifari dan Ni Made Ira Puspa Nandini
- Kepulauan Bangka Belitung: Muhammad Aditya Kenzo Nugraha Alfaiz dan Fitri Atiqah Mahya
- Kepulauan Riau: Bagas Yudha Pratama dan Thifaal Maahirah Atika
- DKI Jakarta: Farrel Argantha Irawan dan Sultana Najwa
- Jawa Barat: Andi Java Ibnu Hajar Sinjaya dan Kyla Princessa
- Jawa Tengah: Muhammad Rasya Alfarel Hudy dan Anindya Putri Aprilia
- Daerah Istimewa Yogyakarta: Faishal Ahmad Kurniawan dan Naura Aullia Putri Darmawan
- Jawa Timur: Arka Bintang Is’adkauthar dan Kayla Zahra Tastaftian Elfirin
- Banten: Affan Zahwan Ramadhan dan Daniella Shia Caely
- Bali: I Kadek Mentor Sad Ananta Wicaksana dan Ni Putu Anindya Permata Wardana
- Nusa Tenggara Barat: Arafat Abdullah Hanif dan Mutia Yuningsih
- Nusa Tenggara Timur: Paulus Gregorius Afrizal dan Merlin Anggraeni Mausali
- Kalimantan Barat: Gregorius Marhico dan Chelsea Olivia
- Kalimantan Tengah: Angga Nugraha Za’ahir dan May Wulandari
- Kalimantan Selatan: Dimas Budiman dan Alvina Dhiya Kamila Faradisa
- Kalimantan Timur: El-Rayyi Mujahid Faqih dan Putri Nur Azizah
- Kalimantan Utara: Nabil El Zahr dan Tabella Ismayati Assa
- Sulawesi Utara: Firji Beeg dan Bianca Alessia Christabella Lantang
- Sulawesi Tengah: Riswan Komian dan Anggita Damayanti
- Sulawesi Selatan: Nadhif Infanteri Ibha dan Aliah Sakira
- Sulawesi Tenggara: Muhammad Faiq Alimuddin dan WD. Alika Zea Chanidya
- Gorontalo: Rahmat Hidayat dan Armelya Indira Zahra Habibie
- Sulawesi Barat: Hilton Pratama Mantong dan Zalfa Naqiyya
- Maluku: Samuel Frangki Balsala dan Inggrid Christiani Nahak
- Maluku Utara: M. Aqsyahiful Ikram dan Beatrix Missy
- Papua: Theodorus Alfredo Wanma dan Friyella Msiren
- Papua Barat: Hayavi Arsenal Lemauk dan Rhita Lovely Chantika Febiolla Ayomi
- Papua Pegunungan: Fransiscus Xaverius Pahabol Hisage dan Kenny Maria Eluay
- Papua Tengah: Matthew Farel Jun Abetyo Sawo dan Stince Clara Muyapa
- Papua Selatan: Abraham Sarau dan Tersisia Devota Wanggimop
- Papua Barat Daya: Frans Jemput dan Esterline Putri Wulandari Warmasen
Nindya Eltsani Fawwaz tidak hanya menjadi representasi dari Jambi, tetapi juga membuktikan bahwa prestasi dan dedikasi bisa datang dari siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.

