Site icon Viral di Media

Menerima Hibah dari Pusat Prestasi Nasional, Unpad Bina 820 Siswa dan Guru

Program Bina Talenta Indonesia Dibuka oleh Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran (Unpad) telah menerima hibah dari lembaga yang berkompeten dalam pengembangan prestasi nasional. Hibah ini diberikan untuk mendukung penyelenggaraan Program Bina Talenta Indonesia, sebuah inisiatif pembinaan di bidang riset dan inovasi. Program ini dirancang khusus untuk siswa jenjang SMP dan SMA serta para pembimbing atau pemandu talenta.

Direktur Pendidikan Non Gelar Unpad, drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan peluang bagi peserta maupun pemandu talenta untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan mereka. “Program ini akan membuka peluang bagi siswa dan guru untuk belajar serta mengembangkan kemampuan mereka,” ujarnya dalam pernyataannya.

Program Bina Talenta Indonesia merupakan program pembinaan lanjutan yang berbasis daring. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan potensi peserta di bidang riset dan inovasi. Peserta utamanya adalah siswa dari jenjang SMP hingga SMA serta para pembina atau pemandu talenta. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan riset kontekstual dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkuat kapasitas guru dalam membimbing riset inovatif secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Program Bina Talenta Indonesia diluncurkan secara resmi oleh sejumlah pejabat terkait. Hal ini dilakukan melalui Pusat Prestasi Nasional di Plaza Insan Berprestasi, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Unpad ditunjuk sebagai mitra yang memiliki kuota peserta cukup besar di Indonesia, yaitu sebanyak 820 peserta yang dibagi ke dalam 41 rombel (rombongan belajar) atau kelas.

Program ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, tetapi juga dari beberapa negara luar seperti Arab Saudi, Myanmar, dan Malaysia. Peserta berasal dari hampir seluruh wilayah Indonesia, termasuk Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Kepulauan Riau, dan Bangka Belitung.

Pelaksanaan program ini akan dilakukan secara daring. Kelas-kelas akan berlangsung secara paralel pada hari Senin, Rabu, dan Jumat setiap minggu, mulai pukul 15.30 hingga 17.30. Setiap pertemuan berlangsung selama dua jam. Untuk memastikan semua peserta dapat mengikuti, materi pembelajaran akan direkam dan tersedia melalui platform Unpad Luhung. Peserta yang tidak dapat hadir langsung bisa mengikuti pembelajaran secara asinkron.

Unpad Luhung adalah platform pembelajaran non-gelar yang menyediakan kursus hybrid dan fleksibel. Platform ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta sesuai standar internasional. Integrasi ini akan memudahkan akses peserta terhadap materi pembelajaran.

Pengembangan Talent Riset dan Kolaborasi

Pengembangan talenta riset menjadi fokus utama dalam program ini. Pelaksanaan program melibatkan narasumber-narasumber kompeten, termasuk para guru besar dan dosen dari Fakultas Matematika dan Alam (FMIPA) serta Fakultas Psikologi (Fapsi). Mereka berperan penting dalam menyampaikan materi dan mendiseminasikan modul-modul pembelajaran kepada peserta.

Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kualitas program, tetapi juga menunjukkan komitmen Unpad dalam mendukung pengembangan talenta riset. Keikutsertaan Unpad sebagai mitra dalam Program Bina Talenta Indonesia diharapkan dapat mendorong pemerataan akses pembinaan riset dan inovasi bagi generasi muda di seluruh Indonesia.

Dengan pendekatan inklusif dan dukungan teknologi pembelajaran daring, Unpad tidak hanya memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi, tetapi juga sebagai pusat pengembangan talenta yang aktif menjembatani dunia pendidikan menengah dan tinggi.

Exit mobile version