Prestasi dan Kemajuan Departemen Matematika FMIPA UB di Tahun 2025
Departemen Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya (UB) mencatatkan berbagai pencapaian yang signifikan sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini menunjukkan peran penting departemen dalam pengembangan pendidikan, riset, serta kolaborasi nasional dan internasional. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi fokus utama dalam kemajuan tersebut.
Jaringan Kerja Sama yang Berkembang Pesat
Sekretaris Departemen Matematika FMIPA UB, Mila Kurniawaty, Ph.D., menyampaikan bahwa selama tahun 2025, pihaknya berhasil memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai lembaga strategis. Hingga akhir tahun 2025, Departemen Matematika UB telah menjalin kerja sama dengan sedikitnya 78 lembaga, baik dari kalangan pemerintah, swasta, maupun universitas luar negeri. Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam penguatan kurikulum, riset, dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
Beberapa lembaga nasional ternama yang telah bekerja sama antara lain Otoritas Jasa Keuangan, Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), BPJS, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional. Kolaborasi ini membuka akses mahasiswa terhadap praktik profesional dan sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Dengan kerjasama dengan PAI, mahasiswa bisa mendapatkan kesempatan secara langsung untuk memperoleh sertifikat menjadi Ajun Aktuaris,” ujar Mila. Kesempatan ini dinilai memberikan nilai tambah bagi lulusan, khususnya mahasiswa Program Studi Ilmu Aktuaria.
Perluasan Kerja Sama Internasional
Di tingkat internasional, Departemen Matematika UB juga memperluas jaringan kerja sama akademik. Sepanjang 2025, dua perguruan tinggi di Jepang, yakni Kumamoto University dan Kanazawa University, resmi menjalin kerja sama dengan Departemen Matematika UB. Selain Jepang, sejumlah universitas di Malaysia juga telah menandatangani berbagai kesepakatan penting.
“Tahun ini kita mencoba untuk menjalin kerjasama dengan perguruan tinggi di Turki,” lanjut Mila. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi yang terus didorong oleh Universitas Brawijaya.
Program Mobilitas Mahasiswa
Program mobilitas mahasiswa juga menjadi salah satu sorotan. Mila menjelaskan bahwa pada tahun sebelumnya terdapat sedikitnya 10 mahasiswa Departemen Matematika yang mengikuti program UB Stars dan diberangkatkan ke luar negeri untuk melakukan penelitian bersama dosen mitra internasional.
“Program UB Stars masih berjalan, kita berusaha tahun 2026 bisa mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa dari departemen matematika. Baik yang dari jenjang sarjana, magister, dan doktor,” jelasnya. Program ini diharapkan mampu memperluas wawasan akademik mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas riset.
Program Studi yang Terakreditasi Unggul
Saat ini, Departemen Matematika FMIPA UB memiliki empat program studi, yaitu Sarjana Matematika, Magister Matematika, Doktor Matematika, dan Sarjana Ilmu Aktuaria. Hampir seluruh program studi tersebut telah terakreditasi Unggul oleh LAMSAMA.
“Program Studi Ilmu Aktuaria sedang mempersiapkan untuk mendapatkan Akreditasi Unggul LAMSAMA. InsyaAllah tahun 2026 ini,” kata Mila. Program studi ini tergolong baru, tetapi memiliki tingkat peminat yang tinggi serta tingkat keketatan seleksi masuk nomor dua tertinggi di lingkungan FMIPA UB.
Prestasi Mahasiswa dan Dosen
Prestasi mahasiswa Ilmu Aktuaria juga terlihat dari rata-rata masa studi yang relatif singkat, dengan sebagian besar mahasiswa lulus dalam waktu kurang dari empat tahun. Dari sisi pengajar, mahasiswa tidak hanya dibimbing oleh dosen tetap, tetapi juga dosen praktisi dan dosen dari luar negeri.
Sepanjang 2025, Departemen Matematika UB tercatat telah mengundang 17 dosen asing serta 20 dosen praktisi untuk berbagi keilmuan dan pengalaman.
Komitmen Terhadap Ekosistem Riset
Sebagai bagian dari Universitas Brawijaya yang berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, capaian Departemen Matematika FMIPA UB sejalan dengan komitmen UB dalam membangun ekosistem riset yang kuat dan berdaya saing global. Berbagai prestasi tersebut turut memperkuat posisi Universitas Brawijaya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan di Indonesia.

