Site icon Viral di Media

Swasembada Pangan: Kolaborasi Polbangtan Gowa dan Pemkab Bone Kembangkan SDM Pertanian

Komitmen Kementerian Pertanian dalam Meningkatkan SDM Pertanian

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendorong kemajuan sektor pertanian nasional. Salah satu upaya utamanya adalah meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang pertanian.

Sebagai unit pelaksana teknis (UPT) di bawah BPPSDMP, Polbangtan Gowa memiliki peran penting dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi serta mendukung berbagai program strategis Kementan. Hal ini menjadi bagian dari upaya untuk memperkuat sektor pertanian secara keseluruhan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sering menyampaikan bahwa penguatan SDM adalah kunci utama dalam memperkuat sektor pertanian. Ia menekankan pentingnya kerja sama antar semua pihak di sektor pertanian untuk mencapai swasembada pangan.

“Kita harus mampu swasembada pangan, namun ini membutuhkan kerja keras kita semua dan kolaborasi antara berbagai pihak,” ujar Mentan Amran. Ia juga menekankan bahwa semua pihak harus bersinergi dalam mendukung program strategis pembangunan pertanian.

Pandangan serupa disampaikan oleh Kepala BPPSDMP, Idha Widi Arsanti. Ia menekankan bahwa kolaborasi antar lembaga akan semakin memperkuat upaya dalam pengembangan SDM pertanian di Indonesia. “Kami harap dengan terjalinnya kerja sama sinergis ini, bisa memfasilitasi perkembangan SDM di bidang pertanian, khususnya bagi petani-petani muda di Tanah Air,” ujarnya.

Kerja Sama Antara Polbangtan Gowa dan Pemkab Bone

Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga serta kapasitas SDM pertanian, Polbangtan Gowa dan Pemerintah Kabupaten Bone resmi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pertanian pada Minggu, 24 Agustus 2025 di Kampus Polbangtan Gowa. MoU ini ditandatangani oleh Direktur Polbangtan Gowa, Detia Tri Yunandar dan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman.

Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk membangun dan mengembangkan SDM pertanian yang kompeten melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, penelitian, pengabdian masyarakat, serta penguatan pendidikan vokasi pertanian.

Beberapa program yang akan dilaksanakan dalam kerja sama ini antara lain:

Direktur Polbangtan Gowa, Detia Tri Yunandar, menegaskan bahwa kerjasama yang selama ini telah terjalin diformalkan dalam bentuk MoU antara Polbangtan Gowa dengan Pemerintah Kabupaten Bone. Sementara itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Program Penanganan Stunting di Kabupaten Bone

Salah satu program yang akan disinkronkan adalah penanganan kasus stunting di Kabupaten Bone. Menurut Bupati Bone, saat ini masih ada sekitar 20 Desa yang terindikasi stunting. Untuk itu, pihaknya berencana mengkolaborasikan program penanganan stunting melalui skema kegiatan peningkatan produksi pertanian dan peternakan.

“Kami membutuhkan pendampingan desa dari Polbangtan Gowa untuk menyelesaikan kasus stunting di Kabupaten Bone melalui kegiatan pertanian mulai dari budidaya, panen hingga pemasaran,” kata Bupati Bone.

Ia optimistis bahwa dengan dukungan pendidikan vokasi dari Polbangtan Gowa, Kabupaten Bone dapat mencapai swasembada pangan sekaligus menzerokan kasus stunting.

MoU ini berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Setelah penandatanganan MoU, Bupati Bone juga berkesempatan mengunjungi Lahan Obor Pangan Lestari Polbangtan Gowa.

Lahan Obor Pangan Lestari atau Opal adalah lahan praktik dan demonstrasi plot pembelajaran mahasiswa Polbangtan Gowa yang berisi berbagai tanaman hortikultura maupun lainnya.

Exit mobile version