Kampung Putra Bulu, Destinasi Wisata Baru di Kalimantan Selatan
Kabupaten Banjar kini memiliki destinasi wisata baru yang menarik perhatian masyarakat. Nama tempat tersebut adalah Kampung Putra Bulu. Lokasinya berada di Awang Bangkal, Karang Intan, Banjar, Kalimantan Selatan. Tempat ini menawarkan pengalaman wisata alam dan adrenalin yang menarik.
Soft opening Kampung Putra Bulu telah dilakukan sejak 25 Juni 2025 lalu. Namun, grand opening akan digelar pada Oktober mendatang. Hal ini diungkapkan oleh Yoga Hidayat, pengelola wisata tersebut. Ia menyampaikan harapan agar acara grand opening berjalan lancar dan sukses.
Sejarah dan Konsep Wisata
Kampung Putra Bulu berasal dari objek wisata Lesehan Putra Bulu yang awalnya berupa kolam pancing ikan. Setelah dikembangkan, kini menjadi area wisata dengan konsep taman terbuka alami. Pengunjung bisa melakukan aktivitas outdoor seperti piknik dan camping sambil menikmati pemandangan danau serta gunung Putra Bulu.
Nama Kampung Putra Bulu diambil dari bukit yang ada di sekitar lokasi. Yoga menjelaskan bahwa penambahan kata “kampung” dimaksudkan untuk tetap menjaga kearifan lokal dan mengedepankan suasana perkampungan.
Fasilitas dan Aktivitas
Selain menawarkan pemandangan alam yang indah, Kampung Putra Bulu juga menyediakan berbagai aktivitas yang memacu adrenalin. Misalnya, jetski, banana boat, dan donat boat dapat dinikmati di antara barisan tambak ikan. Pengunjung juga bisa menyaksikan langsung aktivitas pembudidayaan ikan setempat.
Kampung Putra Bulu juga dikenal sebagai objek wisata dengan konsep arsitektur The Lake House pertama di Kalimantan Selatan. Bangunan kaca yang dirancang dengan nilai lokal, desain modern, dan keindahan alam sekitarnya menjadi salah satu daya tarik utama.
Pada sore hari, pengunjung bisa menikmati sunset yang menawan dari dalam rumah kaca. Pemandangan danau yang tenang ditambah pegunungan menciptakan suasana yang sangat menenangkan. Area teras rumah kaca juga bisa difungsikan sebagai cafe atau tempat pertemuan, dengan kapasitas hingga 200 orang.
Akses dan Tarif Masuk
Akses menuju Kampung Putra Bulu cukup mudah. Dari Martapura atau Banjarmasin, lokasi ini hanya berjarak sekitar 18 kilometer dari bundaran Banjarbaru. Perjalanan memakan waktu sekitar 15-20 menit. Jalan yang dilalui sudah berupa aspal mulus dan nyaman.
Untuk tiket masuk, harga berbeda-beda tergantung hari. Di weekday (Senin-Kamis), harga tiket Rp15.000. Sementara di weekend (Jumat-Minggu) dan hari libur nasional, harga tiketnya Rp25.000 dan Rp20.000. Anak di bawah 5 tahun masuk gratis, dan pada akhir pekan, pengunjung bisa mendapatkan free ice cream.
Jam operasional wisata ini mulai pukul 08.00 hingga 21.00 Wita.
Keterlibatan Masyarakat Lokal
Hampir seluruh usaha kuliner di area wisata ini dioperasikan oleh warga setempat. Mulai dari food court, UMKM, hingga warung, semuanya dikelola oleh masyarakat lokal. Bahkan, hampir 100 persen tenaga kerja yang direkrut berasal dari kalangan pemuda desa.
Sumber bahan baku makanan juga dipasok oleh warga sekitar. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah tersebut. Langkah ini tidak hanya membantu perekonomian desa, tetapi juga memberikan peluang kerja bagi generasi muda, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).
Harapan untuk Masa Depan
Dengan dukungan aparat desa, keterlibatan masyarakat, dan pengelolaan yang profesional, Kampung Putra Bulu diharapkan menjadi wajah baru wisata berbasis alam dan komunitas di Kalimantan Selatan.
Wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan danau tenang, aliran sungai alami, hingga hamparan perbukitan hijau. Menjelang senja, suasana kian memikat ketika cahaya matahari perlahan meredup, menciptakan panorama sunset yang menenangkan jiwa.
Harapan besar disampaikan oleh Yoga Hidayat, semoga wisata ini bisa berkembang lebih maju dan menjadi model pengembangan wisata lokal yang berkelanjutan serta mampu menggairahkan perekonomian desa.