Om Mobi Dihakimi Juru Parkir Saat Review Mobil di BKB Palembang

Profil Influencer Otomotif yang Viral Akibat Insiden Parkir

Motomobi, atau dikenal juga dengan nama panggilan Om Mobi, adalah seorang influencer dan youtuber yang cukup dikenal di kalangan pecinta otomotif di Indonesia. Ia terkenal dengan gaya penyampaian informasi yang kreatif dan humoris, yang membuat konten-kontennya selalu menarik perhatian para penonton.

Om Mobi memiliki ciri khas yang sangat khas, yaitu wajahnya yang selalu ditutupi masker bergambar tengkorak. Hal ini membuat dirinya semakin menarik perhatian publik. Nama asli dari Om Mobi adalah Yusuf Ardhi Boediono, yang lahir pada tanggal 24 Maret 1980. Sejak kecil, ia telah menunjukkan ketertarikan terhadap dunia otomotif, yang kemudian menjadi dasar bagi karier profesionalnya sebagai youtuber.

Salah satu inspirasi utama Om Mobi dalam membuat konten otomotif adalah acara Top Gear. Dengan memadukan informasi teknis dan sisi hiburan, ia berhasil menciptakan konten yang tidak hanya informatif tetapi juga menghibur. Berkat kualitas konten yang baik, Om Mobi mendapatkan penghargaan Silver Play Button dari YouTube, yang diberikan kepada channel dengan jumlah subscriber sebanyak 100 ribu.

Selain itu, Om Mobi juga memiliki hubungan yang baik dengan beberapa youtuber ternama di Indonesia, seperti Bayu Skak dan Jovial da Lopez. Bahkan, ia pernah bertemu dengan tokoh-tokoh penting seperti pembalap Rio Haryanto dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Meski begitu, hanya keluarganya sendiri yang tahu wajah aslinya, karena ia selalu menggunakan buff, kacamata, dan helm untuk menyembunyikan wajahnya.

Kronologi Aksi Palak di Benteng Kuto Besak

Insiden yang viral terjadi saat Om Mobi sedang melakukan review mobil Chery Tiggo 9 di plaza Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Saat proses shooting berlangsung, seorang juru parkir (jukir) memaksa meminta uang parkir meskipun Om Mobi dan rekan-rekannya sudah membayar di pintu masuk.

“Belum pulang pak? Sekalian uang parkir aja pak, nanti lurus aja,” kata oknum jukir tersebut. Om Mobi pun menanyakan apakah parkiran yang didepan berbeda. “Oh kamu udah bayar disitu?” tanya oknum tersebut, yang kemudian diiyakan oleh Om Mobi.

Setelah itu, Om Mobi memberikan uang sebesar Rp5 ribu, namun oknum jukir tersebut meminta agar diberikan secara pribadi. “Gini aja pak, maaf itu kan udah 5 ribu, jadi dari pribadi kamu aja lah pak,” pinta oknum tersebut. Om Mobi lalu menjawab bahwa mereka sedang dalam proses shooting dan meminta waktu sebentar.

“Pak, aku minta parkir ya, jadi lah pak untuk beli kopi pak,” jawab oknum tersebut. Om Mobi pun mengiyakan dan melanjutkan proses shooting. Ia menanggapi aksi jukir ilegal tersebut dengan tertawa dan melanjutkan review mobilnya.

“Cari tempat parkir sini, disini minta parkir lagi, inilah biasa di Indonesia begini, cuma harusnya cariin lapangan pekerjaan tuh buat mereka tuh,” ujar Om Mobi.

Penangkapan Pelaku

Setelah insiden tersebut viral, pihak berwajib akhirnya menangkap pelaku jukir ilegal tersebut. Pelaku bernama Zulfikar (34 tahun), yang merupakan warga Ilir Barat II, diamankan oleh Pidum Polrestabes Palembang. Menurut Plt Kasat Pol PP Kota Palembang, Herison, pelaku diamankan tanpa perlawanan dan diminta untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Penangkapan ini dilakukan agar wisatawan dapat berkunjung ke BKB dengan nyaman. Insiden ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tindakan tidak sesuai aturan yang sering terjadi di tempat-tempat umum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *