Lini Depan Tidak Tajam, Eduardo Perez Masih Kurang Puas Meski Persebaya Kalahkan Persita

Kemenangan Tipis Persebaya Surabaya di Tangerang

Persebaya Surabaya berhasil meraih tiga poin dari laga tandang melawan Persita Tangerang dalam pertandingan pekan kedua Super League 2025/2026. Meski kemenangan tersebut terasa memuaskan, pelatih Persebaya, Eduardo Perez, mengaku belum sepenuhnya puas dengan hasil yang diraih.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Indomilk Arena pada Sabtu (16/8/2025) sore berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Persebaya. Gol tunggal Francisco Rivera di babak pertama menjadi penentu kemenangan tim asuhan Eduardo. Namun, pelatih asal Spanyol ini menilai bahwa Persebaya seharusnya mampu mencetak lebih dari satu gol agar bisa menang dengan lebih meyakinkan.

Eduardo mengingatkan para pemainnya agar tidak cepat puas diri. Menurutnya, banyak peluang emas yang terbuang sia-sia, terutama di 45 menit pertama. Ia menyebut bahwa timnya menciptakan banyak kesempatan untuk mencetak gol, bahkan bisa lebih dari satu.

“Saya pikir kami menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol di babak pertama, bahkan bisa lebih dari satu gol,” ujar Eduardo.

Penyelesaian Akhir yang Masih Perlu Dibenahi

Eduardo menyoroti penyelesaian akhir anak asuhnya yang dinilai masih kurang klinis. Meskipun beberapa kali memiliki kesempatan, baik itu dari Rivera, Bruno Moreira, maupun rekan-rekannya, peluang-peluang tersebut gagal dimaksimalkan menjadi gol tambahan. Hal ini membuat Persebaya harus puas dengan kemenangan tipis meski tampil dominan.

Pelatih ini menilai bahwa hal ini perlu segera diperbaiki sebelum menghadapi lawan yang lebih tangguh. “Kami mencetak gol di babak pertama dan memiliki peluang lain untuk lebih mengendalikan permainan. Kemarin kami mengatakan siap meraih tiga poin, dan syukurlah kami bisa melakukannya,” ujarnya.

Kemenangan di Tangerang ini sangat penting bagi mental Green Force. Tiga poin pertama musim ini bisa menjadi modal berharga untuk menjalani laga selanjutnya. Eduardo juga menekankan pentingnya disiplin dan kerja sama tim. Menurutnya, barisan pertahanan mampu menjaga fokus sehingga tidak kebobolan meski Persita memberikan tekanan di babak kedua.

Persiapan Menghadapi Bali United

Meski demikian, Eduardo tak segan mengingatkan bahwa perjalanan masih panjang. Super League musim ini masih di awal, sehingga konsistensi menjadi kunci agar Persebaya Surabaya bisa bersaing di papan atas.

Hasil ini tentu lebih baik dibanding start musim lalu yang sempat terseok-seok di awal kompetisi. Namun ujian sebenarnya baru akan datang akhir pekan depan. Persebaya dijadwalkan menjamu Bali United di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu malam (23/8), kick-off pukul 19.00 WIB.

Bali United sendiri datang dengan catatan dua kali imbang di awal musim. Mereka menahan imbang Persis Solo di laga pembuka dan bermain seri lagi melawan Malut United yang diperkuat banyak bintang. Hasil itu membuat Bali United belum meraih kemenangan, tetapi juga belum terkalahkan. Kondisi ini bisa jadi motivasi tambahan bagi tim Serdadu Tridatu untuk mencuri poin di Surabaya.

Eduardo sadar pertandingan melawan Bali United akan lebih berat dibanding lawan Persita. Karena itu, dia menekankan pentingnya lini depan lebih tajam dalam memanfaatkan peluang. Green Force tak boleh lagi boros kesempatan jika ingin kembali memetik tiga poin.

Bruno Moreira yang diplot sebagai ujung tombak diharapkan bisa segera pecah kebuntuan. Striker asal Brasil itu sejauh ini belum mencetak gol, meski kerap menjadi ancaman berbahaya di depan gawang lawan. Selain itu, peran Rivera sebagai gelandang serang juga semakin vital. Golnya ke gawang Persita menjadi bukti Persebaya Surabaya tak hanya bergantung pada lini depan untuk urusan mencetak gol.

Harapan Suporter dan Target Musim Ini

Suporter Persebaya Surabaya tentu berharap performa tim terus meningkat dari laga ke laga. Mereka menunggu Green Force benar-benar tampil ganas dan produktif sesuai ekspektasi besar di awal musim.

Di bawah asuhan Eduardo Perez, Persebaya Surabaya memang masih dalam proses adaptasi strategi. Namun kemenangan di Tangerang bisa menjadi fondasi positif untuk terus berkembang. Apalagi jadwal kompetisi cukup padat sehingga setiap poin sangat berharga.

Dengan skuad yang relatif merata, Persebaya Surabaya punya peluang bersaing jika mampu menjaga konsistensi. Kini fokus tim tertuju pada laga kontra Bali United yang diyakini akan menyedot perhatian publik. Duel dua tim besar ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit awal.

Bagi Persebaya Surabaya, kemenangan bukan hanya soal poin tetapi juga soal gengsi. Mengalahkan Bali United di depan Bonek akan menegaskan ambisi Green Force musim ini. Dengan modal empat poin, Persebaya Surabaya berada di jalur yang cukup menjanjikan. Namun seperti diingatkan Eduardo, hasil manis itu harus diikuti peningkatan kualitas terutama di lini depan.

Green Force memang butuh lebih banyak gol untuk menjaga kepercayaan diri. Hanya dengan ketajaman serangan, Persebaya Surabaya bisa mengincar posisi papan atas Super League 2025/2026.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *