4 Berita Terpopuler Sumbar: Upacara di Ponpes Haji Miskin Eks JI dan Bidan Dona Dapat Penghargaan

Santri Ponpes Haji Miskin Eks JI Ikuti Upacara Kemerdekaan ke-2

Para santri di Ponpes Haji Miskin, yang pernah menjadi eks afiliasi Jemaah Islamiyah (JI), kembali melaksanakan upacara Kemerdekaan Indonesia untuk kedua kalinya. Pengalaman ini disampaikan oleh beberapa santri yang berada di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Muhammad Abror (18) mengatakan bahwa terakhir kali ia melaksanakan upacara kemerdekaan adalah saat duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Setelah bergabung dengan Ponpes Haji Miskin eks afiliasi JI, ia kembali mengikuti upacara tersebut sejak 2024 hingga sekarang.

“Saya pertama kalinya di pondok ini menjadi Komandan Upacara, sedangkan tahun lalu saya sebagai penggerek bendera,” ujarnya setelah upacara kemerdekaan kedua di Ponpes tersebut.

Abror menyebutkan bahwa upacara bendera dapat mengasah kedisiplinan dan menumbuhkan semangat nasionalisme. Ia merasa bangga atas kesempatan yang diberikan kepadanya.

Sementara itu, Muhamad Darul Ilmi juga merasa bangga menjadi Paskibraka pada upacara kemerdekaan kedua di Ponpes Haji Miskin. Ia menjelaskan bahwa ini adalah pengalaman kedua baginya, sekarang ia menjadi penggerek bendera, sedangkan sebelumnya ia hanya menjadi pengibar bendera.

Darul Ilmi memaknai upacara kali ini sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

Penjelasan Kemenag Sumbar Terkait Video Perobekan Bendera Merah Putih

Sebuah potongan video yang memperlihatkan perobekan pinggiran bendera Merah Putih oleh seorang siswa berseragam Pramuka sempat viral di media sosial. Video tersebut disebut terjadi di MAN 1 Padang pada Jumat (15/8/2025).

Menanggapi hal ini, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Barat melakukan penelusuran. Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menjelaskan bahwa kejadian tersebut benar-benar terjadi di MAN 1 Padang, namun dalam konteks kegiatan ujian Pramuka.

“Peristiwa itu terjadi pada 15 Agustus 2025 dalam kegiatan ujian kenaikan tingkat Pramuka dari Bantara ke Laksana. Salah satu materi yang diberikan adalah ujian ideologi, yaitu pemahaman siswa tentang makna bendera sebagai lambang negara. Namun, ujian ini disalahpahami oleh siswa,” kata Edison kepada wartawan.

Edison menegaskan bahwa tidak ada niat dari kepala madrasah maupun siswa untuk menghina bendera. Aksi tersebut terjadi karena kesalahpahaman, sehingga sebanyak 37 siswa dinyatakan tidak lulus.

Korban Hanyut di Sungai Batang Pasaman Ditemukan Meninggal

Satu dari dua orang korban yang sebelumnya dilaporkan hanyut akibat banjir bandang di Sungai Batang Pasaman, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, akhirnya ditemukan. Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, membenarkan penemuan korban tersebut.

Korban atas nama Aldi (25) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan tidak jauh dari titik awal korban dinyatakan hilang. Jasad korban ditemukan di dalam tumpukan kayu yang hanyut karena banjir sekira pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, empat orang warga terseret arus saat menyeberangi Sungai Batang Pasaman pada Kamis (14/8/2025). Dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Bidan Dona Menerima Penghargaan Saat Upacara HUT RI ke-80

Usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di halaman Istana Gubernur Sumatera Barat, Minggu (17/8/2025), Gubernur Sumbar Mahyeldi memberikan sejumlah penghargaan kepada individu dan lembaga.

Salah satunya adalah Bidan Dona, yang dinobatkan sebagai Tenaga Kesehatan Inspiratif. Penghargaan diberikan berkat pengabdian luar biasanya ketika tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada warga meski jembatan di daerahnya roboh akibat banjir.

Dona rela menyeberangi sungai dengan berenang demi memastikan pelayanan tetap berjalan. Setelah menerima piagam penghargaan, Dona mengaku terharu dan menjadikannya sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah memberikan penghargaan ini. Bagi saya, ini sebagai pemicu untuk memperbaiki kinerja saya,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *