Pemain Anyar Persis Solo, Fuad Sule, Dihukum Larangan Bermain
Kabar mengejutkan datang dari klub sepak bola Persis Solo. Nama Fuad Sule, pemain anyar yang baru saja bergabung, kini menjadi perhatian setelah absen dari daftar susunan pemain. Hal ini terjadi karena ia dikenai sanksi larangan bermain oleh FIFA. Kehilangan Fuad Sule tentu menjadi tantangan bagi Persis Solo, terlebih setelah sebelumnya Kodai Tanaka juga mengalami cedera.
Dalam konferensi pers pasca-laga, pelatih Persis Solo, Peter de Roo, menyampaikan bahwa bursa transfer akan segera ditutup. Namun, ia belum yakin apakah arah tim akan berubah atau tidak. Ia juga menjelaskan bahwa pihak klub masih memiliki pekerjaan rumah untuk memahami situasi Fuad Sule.
Kronologi Kasus Fuad Sule
Misteri kehilangan Fuad Sule dalam pertandingan melawan Persija akhirnya terungkap. Persis Solo menerima surat resmi dari FIFA yang menyatakan bahwa Fuad Sule dihukum larangan bermain selama sembilan pertandingan. Hukuman ini diberikan sebagai akibat dari insiden yang terjadi saat ia masih bermain di Glentoran FC, klub lamanya di Liga Irlandia.
Insiden tersebut terjadi pada laga play-off Premier League Irlandia antara Glentoran FC melawan Larne FC pada 26 April 2025. Pertandingan berakhir imbang tanpa gol, tetapi diwarnai keributan yang mengakibatkan empat pemain diusir wasit, termasuk Fuad Sule.
Peter de Roo menjelaskan bahwa pihak klub baru mengetahui masalah ini setelah mendapat surat dari FIFA. Ia menyatakan bahwa kasus ini sedang dalam proses investigasi dan FIFA akhirnya mengambil alih kasus tersebut.
Hukuman sembilan pertandingan membuat Fuad Sule terancam absen hampir separuh musim awal Super League. Nasib serupa juga dialami oleh rekan setimnya, Christie Pattison. Di sisi lain, dua pemain dari Larne FC, Aaron Donnelly dan Conor McKendry, juga menerima kartu merah dalam pertandingan tersebut.
Profil Fuad Sule
Sebelumnya, Fuad Sule sempat mencuri perhatian publik sepak bola nasional lewat rekrutannya. Sebagai gelandang bertahan berdarah Nigeria dengan kewarganegaraan Irlandia, nama Fuad Sule membuat dirinya viral. Nama uniknya yang mirip dengan komedian Indonesia, Sule, membuatnya menjadi idola baru di kalangan Pasoepati, suporter fanatik Laskar Sambernyawa.
Fuad Sule resmi bergabung dengan Persis Solo pada 12 Juli 2025. Kehadirannya dianggap membawa tiga keuntungan besar bagi klub:
-
Usia Matang dan Karakter Bermain Terbentuk
Fuad Sule bukan pemain asing di kompetisi Eropa. Sebagian besar karier profesionalnya dihabiskan di Liga Irlandia dan Irlandia Utara, dua liga yang dikenal keras dan penuh kontak fisik. Dengan usia 28 tahun, ia dianggap matang baik secara mental maupun teknis. Meskipun dikenal sebagai “tukang gabrus”, Fuad tetap bermain cerdas dan tidak ceroboh. -
Didatangkan Gratis, Skema Transfer Hemat
Salah satu keuntungan besar bagi Persis adalah Fuad Sule didatangkan secara gratis. Klub tidak perlu mengeluarkan dana untuk mahar kepindahan sang pemain. Ini menjadi bukti bahwa manajemen Persis Solo semakin matang dalam mengelola strategi transfer. -
Pengalaman di Liga Top, Kombinasi Fisik dan Taktik Andal
Fuad Sule telah bermain lebih dari 270 pertandingan profesional di tiga klub berbeda: Larne FC, Glentoran FC, dan Bohemian FC. Dengan postur tinggi 1,67 meter dan gaya permainan khas Afrika yang kuat dalam duel fisik, ia diharapkan menjadi tandem ideal bagi Sho Yamamoto di lini tengah.
Statistik Karier Fuad Sule
- Larne FC: 165 pertandingan – 3 gol – 6 assist – 25 kartu kuning – 2 kartu merah – 13.244 menit bermain
- Glentoran FC: 84 pertandingan – 4 assist – 11 kartu kuning – 1 kartu merah – 7.507 menit bermain
- Bohemian FC: 27 pertandingan – 4 kartu kuning – 2.180 menit bermain
Biodata Singkat Fuad Sule
- Nama lengkap: Fuad Sule
- Tanggal lahir: 20 Januari 1997
- Tempat lahir: Ibadan, Nigeria
- Usia: 28 tahun
- Tinggi: 1,67 meter
- Kewarganegaraan: Irlandia dan Nigeria
- Posisi: Gelandang Bertahan / Gelandang Tengah
- Kaki dominan: Kanan
- Klub terakhir: Glentoran FC (Irlandia Utara)
- Status saat bergabung: Bebas transfer