Saham BBCA Naik Jelang RUPST 2026 Hari Ini (12/3/2026)



Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami kenaikan signifikan menjelang Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diadakan pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Pada pembukaan perdagangan sesi I, harga saham BBCA naik sebesar 1,1% dibandingkan hari sebelumnya, mencapai Rp 6.900 per lembar. Di akhir sesi I, harga saham BBCA mencapai titik tertingginya selama perdagangan, yaitu sebesar Rp 7.025, dengan kenaikan harian sebesar 2,93%.

Pukul 14.00 WIB siang ini, BBCA akan menggelar RUPST dengan tujuh agenda utama yang akan dibahas. Salah satu agenda utama adalah permohonan persetujuan pemegang saham untuk melakukan aksi pembelian kembali saham (buyback), besaran dividen, serta pergantian dewan komisaris dan direksi.

Untuk tahun buku 2024 lalu, BBCA membagikan total dividen final senilai Rp 36,98 triliun atau Rp 300 per saham. Jumlah ini setara dengan 67,4% dari laba bersih perseroan. Secara historis, rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) yang dibagikan BBCA berkisar antara 67% hingga 70%. Pada tahun buku 2025, BBCA membukukan laba bersih sebesar Rp 57,5 triliun, tumbuh 4,9% secara tahunan. Jika bank tidak mengurangi DPR untuk dividen tahun buku ini, maka nilai dividen yang dibagikan ke pemegang saham dipastikan lebih besar.

Selain itu, BBCA juga telah mengumumkan rencana buyback dengan nilai maksimal sebesar Rp 5 triliun. Aksi ini disebut sebagai langkah mendukung stabilitas pasar modal Indonesia tahun ini, meningkatkan kepercayaan investor, dan memberikan tingkat pengembalian yang lebih optimal bagi para pemegang saham. Dana buyback tersebut berasal dari internal, bukan pinjaman atau dana hasil penawaran umum. Hasil buyback tersebut akan dicatat sebagai saham treasuri yang menjadi pengurang ekuitas BBCA.

Pergantian Dewan Komisaris dan Direksi

Beberapa nama terpantau akan diusulkan kembali dalam jajaran dewan komisaris dan direksi perseroan. Namun, ada juga nama baru yang diusulkan, yakni David Formula yang saat ini menjabat sebagai Senior Executive Vice President Strategic Information Technology Group.

Di sisi lain, terdapat dua nama lain yang tidak diusulkan kembali, yaitu Komisaris Independen Cyrillus Harinowo dan Direktur Rudy Susanto. Berikut daftar lengkap pengurus saat ini serta calon yang diusulkan dalam RUPST BBCA 2026:

Jajaran Dewan Komisaris

Susunan saat ini:

– Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja

– Komisaris: Tonny Kusnadi

– Komisaris Independen: Cyrillus Harinowo

– Komisaris Independen: Raden Pardede

– Komisaris Independen: Sumantri Slamet

Calon yang diusulkan:

– Presiden Komisaris: Jahja Setiaatmadja

– Komisaris: Tonny Kusnadi

– Komisaris Independen: Raden Pardede

– Komisaris Independen: Sumantri Slamet

Jajaran Direksi

Susunan saat ini:

– Presiden Direktur: Hendra Lembong

– Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono

– Wakil Presiden Direktur: John Kosasih

– Direktur: Subur Tan

– Direktur: Rudy Susanto

– Direktur: Lianawaty Suwono

– Direktur: Santoso

– Direktur: Vera Eve Lim

– Direktur: Haryanto Tiara Budiman

– Direktur: Frengky Chandra Kusuma

– Direktur: Antonius Widodo Mulyono

– Direktur: Hendra Tanumihardja

Calon yang diusulkan:

– Presiden Direktur: Hendra Lembong

– Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono

– Wakil Presiden Direktur: John Kosasih

– Direktur: Subur Tan

– Direktur: Lianawaty Suwono

– Direktur: Santoso

– Direktur: Vera Eve Lim

– Direktur: Haryanto Tiara Budiman

– Direktur: Frengky Chandra Kusuma

– Direktur: Antonius Widodo Mulyono

– Direktur: Hendra Tanumihardja

– Direktur: David Formula

Selain tiga agenda utama tersebut, RUPST BBCA siang ini juga akan menetapkan gaji atau honorarium dan tunjangan untuk tahun buku 2026 serta tantiem untuk tahun buku 2025 bagi anggota Direksi dan Dewan Komisaris.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *