Park Bom Kembali Jadi Perbincangan Setelah Klaim Tidak Adil dari Agensi Lamanya
Park Bom, mantan anggota grup K-Pop legendaris 2NE1, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan pengalaman buruk selama berkarier di bawah naungan YG Entertainment. Dalam unggahan media sosialnya, ia menyebut bahwa agensi tersebut tidak memberikan dukungan yang layak, termasuk dalam hal biaya operasi plastik yang ia lakukan sendiri.
Dalam unggahan yang kini telah dihapus, Park Bom menulis bahwa YG Entertainment membuat wajahnya terlihat buruk hanya untuk ditertawakan. Ia juga menyebut bahwa biaya operasi plastik yang ia jalani sebagian besar berasal dari uang pribadinya sendiri. “Saya naik ke atas panggung dengan wajah biasa-biasa saja,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Selain itu, Park Bom juga mengklaim bahwa dirinya menulis sebagian besar lagu milik YG Entertainment namun tidak mendapat penghargaan yang layak. Ia merasa diperlakukan seperti orang bermata satu dan dipaksa menulis semua materi. Bahkan ketika ia bernyanyi sepenuh hati, hal itu tidak pernah cukup menurut agensi tersebut.
Gugatan Hukum dengan Nilai Fantastis
Park Bom juga mengunggah foto dokumen yang menyerupai gugatan hukum tulisan tangan. Dalam dokumen tersebut, ia menuduh pendiri YG Entertainment, Yang Hyun-suk, melakukan penipuan dan penggelapan dana. Ia menuntut pembayaran yang menurutnya belum pernah diterima selama bertahun-tahun atas seluruh aktivitas profesionalnya.
Dalam dokumen itu, Park Bom menyebut bahwa gugatannya mencapai 4,5 kuadriliun won atau sekitar Rp52.000 triliun. Angka ini membuat publik terkejut karena jumlahnya sangat besar. Ia juga menambahkan bahwa lebih dari 4.000 tawaran iklan yang seharusnya ditujukan kepadanya dialihkan kepada artis lain di bawah agensi tersebut.
Unggahan tersebut hanya bertahan beberapa jam sebelum dihapus dari akun resmi Park Bom pada Kamis, 23 Oktober 2025. Namun, tangkapan layar dari unggahan tersebut telah menyebar di berbagai platform media sosial.
Kekhawatiran Penggemar dan Klarifikasi Agensi
Pengungkapan Park Bom memicu kekhawatiran di kalangan penggemarnya terkait kondisi mental dan fisik sang artis. Menanggapi hal ini, D-Nation Entertainment, agensi yang kini menaungi Park Bom, membantah adanya gugatan hukum terhadap YG Entertainment maupun Yang Hyun-suk.
“Park Bom saat ini telah menghentikan seluruh kegiatannya dan fokus pada perawatan serta pemulihan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu sang artis memulihkan kesehatannya,” ujar perwakilan D-Nation.
Agensi tersebut juga menegaskan bahwa seluruh pendapatan Park Bom dari aktivitasnya bersama 2NE1 telah diselesaikan sepenuhnya, dan tidak ada sengketa hukum yang sedang berlangsung.
Kondisi Terkini
Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak YG Entertainment maupun Yang Hyun-suk terkait klaim dan unggahan Park Bom. Penggemar berharap sang penyanyi dapat segera pulih dan mendapatkan pendampingan profesional selama masa pemulihannya.
Park Bom dikenal sebagai salah satu anggota paling populer dari grup legendaris 2NE1, yang debut di bawah YG Entertainment pada 2009. Setelah grup tersebut bubar pada 2016, Park melanjutkan karier solo di bawah agensi baru, D-Nation Entertainment.