PT Asuransi Tokio Marine Indonesia (TMI) menghadirkan fitur Visa Protection sebagai bagian dari produk Tokio Marine Travel Partner (TMTP), yang dirancang untuk memberikan perlindungan tambahan kepada pelanggan dalam menghadapi risiko finansial di tahap awal perencanaan perjalanan internasional. Fitur ini menjadi respons terhadap meningkatnya potensi penolakan visa, yang sering kali menjadi hambatan besar bagi para pelancong.
Djoko Mulyono, Head of Product Development PT Asuransi Tokio Marine Indonesia, menjelaskan bahwa pengajuan visa sering kali menjadi titik krusial dalam perencanaan perjalanan. Banyak calon pelancong sudah mempersiapkan tiket dan akomodasi sebelum mendapatkan keputusan visa. Dengan adanya Visa Protection, TMI berupaya memberikan rasa aman dan ketenangan bagi nasabah.
“Melalui Visa Protection, kami ingin membantu nasabah merasa lebih tenang karena ada perlindungan tambahan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut,” ujar Djoko dalam keterangan resmi.
Secara umum, Visa Protection menawarkan manfaat berupa penggantian biaya pengurusan visa yang ditolak serta komponen biaya perjalanan lain seperti tiket dan akomodasi, selama memenuhi ketentuan, pengecualian, dan persyaratan dalam polis. Skema ini bertujuan untuk mengurangi potensi kerugian akibat risiko administratif yang berada di luar kendali konsumen.
TMI juga menilai peran travel agent tetap strategis dalam mendistribusikan produk asuransi perjalanan sekaligus meningkatkan literasi risiko perjalanan kepada konsumen. Dalam forum Travel Agent Kick Off yang dihadiri lebih dari 50 mitra agen perjalanan, perusahaan menegaskan pentingnya kolaborasi untuk memastikan pemilihan perlindungan sesuai kebutuhan nasabah sejak tahap perencanaan.
“Kami ingin perjalanan nasabah dimulai dengan rasa aman, bukan dengan kekhawatiran. Karena itu, kami terus memperkuat dukungan untuk mitra travel agent, baik dari sisi kemudahan proses, penguatan layanan, maupun materi edukasi yang lebih mudah dipahami,” tambah Djoko.
Ke depan, TMI berencana memperkuat layanan asuransi perjalanan melalui beberapa langkah strategis. Pertama, pengembangan kapabilitas digital untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas. Kedua, penyederhanaan alur operasional agar proses klaim dan pelayanan lebih cepat dan mudah. Ketiga, program kolaborasi dengan mitra distribusi untuk memperluas cakupan layanan dan meningkatkan kesadaran akan perlindungan asuransi perjalanan.
Langkah-langkah ini sejalan dengan tren perjalanan internasional yang semakin membutuhkan perlindungan sejak fase pra-keberangkatan. Dengan demikian, TMI tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga memastikan bahwa setiap perjalanan dilakukan dengan rasa aman dan nyaman.